Back To Main Page

Cara Meningkatkan Produktivitas Kerja

by | May 11, 2022 | Educational | 0 comments

Spread the love

Cara meningkatkan produktivitas kerja Dalam dunia kerja, setiap karyawan mempunyai tanggung jawab masing-masing terhadap pekerjaannya. Seorang karyawan dituntut untuk bisa produktif, bukan hanya sekedar sibuk bekerja. Orang yang sibuk bekerja belum tentu produktif, tetapi orang yang produktif pasti memiliki kesibukan dalam pekerjaannya.

Seringkali dalam satu waktu seorang karyawan melakukan banyak pekerjaan, inilah pentingnya produktivitas kerja bagi karyawan. Dengan mempunyai produktivitas kerja, karyawan dapat menentukan skala prioritas sehingga setiap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Lalu apa yang dimaksud dengan produktivitas kerja?

 

Pengertian Produktivitas Kerja

 

cara meningkatkan produktivitas kerja

Produktivitas kerja adalah perbandingan kualitas dan kuantitas dari seorang karyawan dalam waktu tertentu guna mencapai hasil atau prestasi kerja yang efisien dan efektif sesuai dengan sumber daya yang digunakan.

Sederhananya, produktivitas kerja merupakan hubungan yang terjadi antara input (apa yang dikerjakan) dan output (hasil dari pekerjaan tersebut).

Karyawan yang mempunyai produktivitas kerja yang tinggi tentunya akan sangat membantu perusahaan dalam mencapai targetnya.

Sebaliknya, jika produktivitas kerja karyawan menurun, maka perusahaan pun akan kesulitan dalam mencapai targetnya.

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi produktivitas kerja karyawan, mari kita simak.

 

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja

cara meningkatkan produktivitas kerja

  1.     Faktor Pengetahuan

Untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan, karyawan harus mempunyai pengetahuan serta pemahaman dari pekerjaan tersebut.

Jika karyawan mempunyai pengetahuan yang luas maka ia akan mampu menyelesaikan pekerjaannya dengan baik dan produktif.

Dengan pengetahuan yang luas, ia juga akan mampu menyelesaikan masalah dan daya cipta.

  1.   Faktor Keterampilan

Keterampilan adalah kemampuan seseorang dalam menguasai suatu kegiatan di bidang tertentu. Semakin ia menguasai keterampilannya dalam melakukan pekerjaan maka produktivitas kerjanya semakin tinggi.

Keterampilan bisa didapatkan melalui proses belajar. Proses belajar tersebut bisa dengan mengikuti kursus atau pelatihan tertentu, sharing knowledge dengan teman yang seprofesi, bisa juga dengan cara otodidak melalui internet. 

  1.     Faktor Sikap

Sikap seseorang sangat mempengaruhi produktivitasnya dalam bekerja. Jika ia memiliki sikap yang baik seperti disiplin, amanah, jujur, bertanggung jawab dan lain-lain maka akan sangat berdampak positif bagi perusahaan.

Ada ataupun tidak ada atasan yang melihat, ia akan tetap bekerja dengan baik.

Sebaliknya, jika seseorang mempunyai sikap yang buruk seperti malas, menunda-nunda, tidak amanah, dan lain-lain maka akan sangat berdampak negatif bagi perusahaan. Ia tidak akan bisa bekerja dengan produktif.

  1.     Faktor Perilaku

Perilaku merupakan sikap yang dilakukan berulang-ulang sehingga menjadi kebiasaan. Semakin baik perilaku seseorang maka produktivitas kerjanya akan semakin tinggi, semakin buruk perilaku seseorang maka produktivitas kerjanya akan semakin menurun.

  1.     Faktor Lingkungan Kerja

Tidak bisa dipungkiri bahwa lingkungan kerja juga sangat mempengaruhi produktivitas kerja.

Lingkungan kerja yang kondusif, tenang, nyaman tentu akan menambah fokus seseorang dalam bekerja sehingga pekerjaan bisa segera diselesaikan dengan baik.

Di masa pandemi ini, sudah banyak perusahaan yang mempekerjakan karyawannya dari rumah, atau biasa disebut dengan WFH (Work from Home), seperti halnya tim G2Academy.

Meski kerja di rumah, karyawan harus bisa mengkondisikan lingkungannya dengan baik agar tetap bisa fokus bekerja sehingga produktivitas kerja tidak menurun.

Lingkungan kerja juga meliputi teman-teman atau tim yang baik dan solid. Tim yang baik dan solid akan membuat seseorang semakin nyaman dan semangat dalam bekerja.

  1.     Faktor Target dan Tujuan

Setiap perusahaan tentu punya target dan tujuan yang ingin dicapai.

Memberitahu karyawan terkait target dan tujuan perusahaan akan membuat karyawan merasa dilibatkan lebih dalam sehingga menimbulkan energi positif dan semangat yang semakin tinggi.

  1.     Faktor Kesehatan

Kesehatan fisik dan mental karyawan merupakan salah satu aset terpenting bagi perusahaan maupun karyawan itu sendiri. Kesehatan fisik dan mental akan sangat mempengaruhi produktivitas kerja.

Perusahaan yang baik akan peduli dengan kesehatan karyawannya, atasan yang baik akan peduli dengan kesehatan bawahannya sehingga tidak akan memaksakan karyawan atau bawahan yang sedang sakit untuk bekerja terlalu keras.

Cara Meningkatkan Produktivitas Kerja

cara meningkatkan produktivitas kerja

1. Hindari Multitasking Saat Bekerja

Dalam beberapa hal, multitasking sangat berguna karena bisa menghemat waktu. Misal seorang ibu melakukan pekerjaan rumah sambil menggendong anaknya yang masih bayi.

Namun berbeda dengan seorang karyawan, multitasking sebaiknya dihindari ketika sedang melakukan satu pekerjaan, kenapa demikian?

Agar bisa produktif dan pekerjaan bisa selesai satu demi satu sesuai dengan skala prioritasnya.

2. Hindari Potensi Gangguan

Gangguan saat bekerja bisa menurunkan produktivitas kerja karyawan. Maka sebisa mungkin karyawan harus menghindari potensi gangguan tersebut.

Gangguan saat bekerja bisa datang dari mana saja, bisa dari faktor eksternal maupun faktor internal. Faktor eksternal biasanya meliputi lingkungan kerja, suasana tempat kerja, dan lain-lain.

Sedangkan faktor internal biasanya meliputi kesehatan, mood karyawan, dan lain-lain.

3. Buat To Do List

Membuat to do list sangat efektif dalam meningkatkan produktivitas kerja. Dengan adanya to do list, seorang karyawan bisa lebih fokus dalam mengerjakan pekerjaannya sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan.

Buatlah to do list dari pekerjaan yang paling prioritas, jabarkan poin-poin yang bisa diselesaikan hari ini, kemudian tentukan batas waktu dengan rasional, lalu berusahalah disiplin dengan to do list tersebut.

Jangan lupa untuk meng-update to do list setiap hari ya.

4. Buat Perencanaan Kerja

Dengan adanya perencanaan kerja, karyawan dapat menentukan langkah-langkah strategis untuk mencapai target-targetnya. Membuat perencanaan kerja hampir sama dengan membuat to do list, hanya saja perencanaan kerja lebih luas dan waktunya lebih lama.

Misal dalam dua minggu target apa saja yang harus dicapai, lalu langkah apa saja yang mesti dilakukan agar target tersebut dapat tercapai. Dengan begitu karyawan bisa semakin produktif dalam bekerja.

5. Evaluasi

Setelah membuat dan menjalankan to do list serta perencanaan kerja, ada baiknya untuk melakukan evaluasi.

Evaluasi dilakukan guna mengetahui apakah langkah-langkah yang ditempuh sudah efektif atau belum, lalu mencari tahu sebab jika target tidak tercapai.

Dengan begitu karyawan bisa membuat perencanaan yang lebih baik lagi kedepannya sehingga produktivitas kerja pun meningkat.

 

Itulah cara meningkatkan produktivitas kerja versi Min-G, ayo coba terapkan dan bagikan bersama G2Academy keseharian kerjamu di Instagram dengan mention @g2academyindonesia ya!

Upgrade skill IT atau skill lainnya?

 

Temukan program-program pembelajaran menarik hanya di G2Academy!

Referensi:

>https://accurate.id/marketing-manajemen/produktivitas-kerja/

Writen by: Fitri Rachmawati

 

 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.