G2Academy Homepage

Digital Marketing? Definisi, Jenis, Manfaat, dan Strateginya

by | Dec 15, 2022 | Educational | 0 comments

Digital Marketing: Definisi, Jenis, Manfaat, dan Strateginya – Seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat, semua orang dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi tersebut agar mampu bersaing. Khususnya dalam dunia bisnis, setiap orang berlomba-lomba mencari strategi pemasaran agar mampu bersaing di pasaran.

Strategi pemasaran yang dinilai sangat efektif saat ini adalah strategi pemasaran melalui dunia digital. Mengapa demikian? Karena media digital saat ini semakin bervariatif serta pengguna internet yang semakin banyak.

Tujuan dari adanya konsep dan penerapan pemasaran digital adalah untuk mendongkrak penjualan produk maupun layanan dari suatu brand. Oleh karena itu pemasaran digital sangat penting diterapkan dalam dunia bisnis.

Lalu apa yang dimaksud dengan digital marketing? Apa saja jenis dan manfaatnya? Serta bagaimana strategi dalam digital marketing? Mari kita simak ulasannya!

Definisi Digital Marketing 

 

digital marketing

Digital marketing adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah produk maupun layanan yang melibatkan penggunaan jaringan internet dan saluran digital seperti website, email, media sosial dan sebagainya untuk mencapai tujuan pemasaran tertentu.

Beberapa para ahli juga mendefinisikan tentang digital marketing, antara lain:

  1. Coviello, Milley and Marcolin (2001)

    Menurut Coviello, Milley and Marcolin (2001), digital marketing adalah penggunaan internet dan penggunaan teknologi interaktif lain untuk membuat dan menghubungkan dialog antara perusahaan dan konsumen yang telah teridentifikasi.

  2. Ridwan Sanjaya & Josua Tarigan (2009)

    Menurut Ridwan Sanjaya & Josua Tarigan (2009), digital marketing adalah kegiatan marketing termasuk branding yang menggunakan berbagai media berbasis web seperti blog, website, e-mail, adwords, ataupun jejaring sosial. Tentu saja pemasaran digital bukan hanya berbicara tentang marketing internet.

  3. Kleindl & Burrow (2005)

    Menurut Kleindl & Burrow (2005), digital marketing adalah proses perencanaan dan pelaksanaan dari ide atau pemikiran konsep, harga, promosi dan distribusi. Marketing dapat diartikan lebih sederhana yakni pembangunan dan pemeliharaan hubungan yang saling memuaskan antara perusahaan dan konsumen.

  4. Heidrick & Struggless (2009)

    Menurut Heidrick & Struggless (2009), digital marketing adalah perkembangan dari pemasaran melalui web, telepon genggam dan perangkat games, menawarkan akses baru periklanan yang tidak digembor-gemborkan dan sangat berpengaruh. Jadi mengapa para marketer di seluruh Asia tidak mengalihkan penggunaan budget dari marketing tradisional seperti TV, radio dan media cetak ke arah media teknologi baru dan media yang lebih interaktif.

  5. Urban (2004)

    Menurut Urban (2004), definisi ini berkonsentrasi pada seluruh marketing tradisional. Kita juga dapat menyatakan bahwa pendapat seperti “interactive marketing”, one-to-one marketing dan “e-marketing” erat kaitannya dengan “digital marketing”.

  6. Chaffey (2002)

    Menurut Chaffey (2002), digital marketing adalah penerapan teknologi digital yang membentuk online channel ke pasar (website, e-mail, data base, digital TV dan melalui berbagai inovasi terbaru lainnya termasuk didalamnya blog, feed, podcast, dan jejaring sosial) yang memberikan kontribusi terhadap kegiatan pemasaran.

 

Jenis-Jenis Digital Marketing

a tablet

Digital marketing terbagi menjadi 3 jenis yaitu:

  1. Owned Digital Marketing

    Owned Digital Marketing adalah jenis pemasaran digital di mana semua media dimiliki, dikendalikan, dan dikelola oleh perusahaan maupun pemilik bisnis. Contoh dari jenis digital marketing ini adalah website, blog, akun media sosial, aplikasi email, dan sebagainya.
  2. Earned Digital Marketing

    Earned Digital Marketing adalah jenis pemasaran digital di mana konten-konten yang dihasilkan baik untuk tujuan promosi ataupun hanya sekadar berbagi informasi. Jenis digital marketing ini biasanya tidak mengeluarkan biaya apapun. Contoh dari jenis earned digital marketing adalah ulasan (Review) dari pelanggan, penyebutan (Mention) di media sosial, konten-konten yang dibagikan (Social Shares), liputan media seputar bisnis kita, ataupun rekomendasi yang dilakukan oleh orang lain secara gratis.

  3. Paid Digital Marketing

    Paid Digital Marketing adalah jenis digital marketing yang mencakup semua bentuk periklanan digital di berbagai media seperti Google Ads, Facebook Ads, Instagram Ads, Twitter Ads, iklan PPC, retargeting/remarketing, dan sebagainya.

 

Manfaat Digital Marketing

drawing an arrow

Berikut beberapa manfaat dari digital marketing:

  1. Menjangkau Hampir Semua Pasar
    Dunia online tidak terbatas ruang dan waktu. Hampir 24 jam sehari jaringan-jaringan digital ini selalu terhubung ke berbagai wilayah di dunia.

    Digital marketing merupakan metode yang tepat karena bisa menjangkau pelanggan dari berbagai belahan dunia, kapan pun dan di mana pun. Hasilnya, jasa atau produk yang ditawarkan bisa dibeli oleh pelanggan kapanpun ia mau.

  2. Target Pasar Lebih Sesuai
    Pada umumnya, kebanyakan orang akan mencari dan menemukan produk yang mereka inginkan melalui platform yang biasa mereka gunakan, termasuk media sosial dan yang lainnya.

    Menggunakan berbagai tool digital marketing yang telah didesain sedemikian rupa, dapat memperoleh data yang akurat tentang kebiasaan dan preferensi pengguna terkait segmen pasar tertentu, ataupun terkait produk dan jasa yang ditawarkan.

    Dari sini, kita bisa menyusun strategi yang paling sesuai untuk pasar yang ditargetkan sehingga penerapannya bisa lebih efektif dan bisa menyasar ke konsumen yang tepat dalam waktu yang cepat.

  3. Biaya Lebih Murah
    Biaya yang perlu dikeluarkan untuk pemasaran melalui digital jauh lebih murah dibandingkan strategi pemasaran tradisional. Kita tidak perlu mencetak poster, brosur atau membuang-buang dana untuk iklan yang tidak efektif atau bertarget.

    Ada beberapa cara pemasaran digital yang bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan biaya iklan yang cukup besar, misalnya melakukan promosi di sosial media, atau jika sudah punya website maupun blog, cobalah untuk menaikkan ranking web di Google.

  4. Meningkatkan Reputasi Brand
    Dengan semakin banyaknya pengguna internet dan platform online, reputasi brand bisa ditingkatkan melalui pemasaran digital. Sebagian besar pembeli, biasanya akan mencari produk atau layanan terlebih dahulu di internet sebelum memutuskan untuk melakukan transaksi.

    Dengan menerapkan digital marketing, bisnis kita akan mudah ditemukan oleh calon pelanggan di internet, dan mereka akan merasa lebih yakin bahwa brand kita bisa dipercaya. Dengan begitu, penghasilan online bisnis kita akan ikut meningkat.

  5. Evaluasi Strategi Berdasarkan Data
    Setelah digital marketing diterapkan, kita dapat melihat analisis pemasaran bisnis kita. Data-data seperti tingkat keberhasilan kampanye, jumlah pengguna yang membuka iklan, dan lain sebagainya dapat dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki strategi pemasaran berikutnya.

    Berdasarkan data yang akurat tersebut, juga dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas kampanye agar angka penjualan semakin melesat.

 

Strategi Digital Marketing

laptop

Ada beberapa strategi digital marketing yang bisa dilakukan untuk memasarkan produk melalui media digital, diantaranya:

  1. Search Engine Optimization (SEO)

    Search Engine Optimization atau SEO merupakan upaya yang dilakukan secara organik agar sebuah halaman web atau situs menempati peringkat terbaik di halaman hasil mesin pencarian (Search Engine Result Page / SERP). Cara ini dilakukan dengan mengoptimasi konten digital marketing agar muncul di halaman pertama mesin pencarian seperti Google tanpa harus membayar ke penyedia iklan.

    Perbedaan SEO dengan iklan diantaranya SEO memerlukan waktu yang relatif lebih lama agar hasilnya dapat terlihat. Namun, hasil tersebut dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama dibandingkan dengan iklan.

  2. Search Engine Marketing (SEM)

    Search Engine Marketing (SEM) atau biasa disebut juga dengan Search Engine Advertising merupakan strategi digital marketing yang berguna untuk meningkatkan visibilitas website sekaligus bisa mendatangkan pengunjung dari halaman mesin pencari dengan teknik berbayar.

    Tampilan iklan yang ditayangkan menggunakan strategi SEM ini akan dilabeli tulisan “Iklan/Ads/Sponsored” pada hasil halaman mesin pencarian.

    Kelebihan dari strategi SEM adalah hasilnya yang bisa langsung terlihat. Namun, kekurangannya yaitu hasilnya tidak dapat bertahan lama. Jadi jika kita menghentikan iklan tersebut, maka hasil atau trafik pengunjung juga akan berhenti begitu saja.

  3. Social Media Marketing (SMM)

    Sosial Media Marketing atau SMM adalah bentuk pemasaran internet yang melibatkan pembuatan dan berbagi konten melalui platform media sosial untuk mencapai tujuan pemasaran dan branding suatu bisnis. Terdapat dua cara dalam strategi SMM ini, yaitu:

    Social Media Optimization (SMO)
    Dalam mengelola media sosial, setidaknya ada 2 hal yang bisa dioptimasi, yaitu: Social Media Organic dan Aplikasi Pesan (Messenger).

    Sosial Media Organic
    Saat ini hampir semua media sosial dapat dioptimasi secara gratis (organik). Hal yang perlu dilakukan adalah rutin untuk mem-posting konten informatif bagi pengguna, ikut berinteraksi mengenai suatu topik yang sedang tren, dan lain-lain.

    Aplikasi Pesan (Messenger)
    Aplikasi Messenger seperti WhatsApp, WhatsApp Business, Telegram, Line, dan sebagainya juga dapat dioptimasi. Contohnya dengan mengisi profil dan bio dengan selengkap-lengkapnya, dan juga cara berkomunikasi yang baik dengan para pelanggan.

    Perlu diperhatikan bahwa setiap media sosial memiliki ciri dan karakteristik masing-masing. Artinya, satu jenis konten dapat menghasilkan interaksi yang berbeda-beda di setiap media sosial yang dimiliki.

    Contohnya, konten yang cocok untuk media sosial Instagram adalah konten foto, video, dan juga teks, Sedangkan YouTube dan TikTok lebih cocok untuk konten video saja. Kemudian untuk konten yang cocok pada sosial media LinkedIn adalah info lowongan pekerjaan & konten profesional.

    Agar pemasaran bisa lebih tepat sasaran, perlu diperhatikan juga media sosial apa saja yang sedang populer di negara kita, karena kepopuleran suatu media sosial bisa berbeda-beda di setiap negara.

    Social Media Advertising
    Ada banyak media sosial yang menawarkan iklan di platform mereka. Masing-masing iklan di sosial media memiliki karakteristiknya tersendiri, dan biasanya dapat diatur untuk audiens yang spesifik.

    Contohnya Facebook Ads dapat mengatur agar iklan hanya dilihat oleh pengguna wanita yang berusia 19-25 tahun dan suka memasak, dapat juga diatur agar iklan hanya muncul untuk audiens di negara atau daerah tertentu, dan lain sebagainya.

    Beberapa platform beriklan di media sosial yang populer di antaranya: Facebook Ads, Instagram Ads, Twitter Ads, LinkedIn Ads, dan lain-lain.

    Selain itu, ada juga strategi social media advertising lainnya tanpa melalui platform-platform di atas. Contohnya adalah Endorsement atau Paid Promotion yang bekerja sama dengan para influencer.

  4. Affiliate Marketing

    Affiliate Marketing adalah suatu bentuk pemasaran di mana orang-orang di luar lingkup bisnis, ikut serta merekomendasikan produk atau jasa yang ditawarkan oleh bisnis tersebut dengan imbalan sejumlah komisi tertentu.

    Contoh yang paling populer dari affiliate marketing adalah Amazon Associates, Shopee Affiliate, dan lain-lain di mana mereka memiliki ratusan ribu bahkan jutaan orang yang merekomendasikan produk yang dijual di platform mereka.

  5. Email Marketing

    Email Marketing adalah strategi pemasaran di mana suatu bisnis berkomunikasi langsung dengan para pelanggan ataupun calon pelanggan melalui email.

    Email merupakan metode yang cukup ideal untuk komunikasi jangka panjang dengan para responden, salah satu alasannya adalah karena orang-orang jarang mengganti alamat email mereka.

    Jika kamu ingin kegiatan email marketing dapat berjalan secara efektif dan efisien, kamu dapat menggunakan salah satu tools CRM (Customer Relationship Manager) yang dapat mengelola hubungan dengan customer serta dapat mengatur email seperti apa yang harus dikirimkan agar tercapai kesuksesan dalam penjualan maupun pemasaran yang dilakukan.

  6. Content Marketing

    Content Marketing adalah sebuah strategi pemasaran dalam membuat dan menyebarkan konten yang relevan, berharga, dan konsisten untuk menarik perhatian para audiens yang ditargetkan.

    Content marketing juga bertujuan untuk membangun hubungan yang kuat dengan audiens dalam jangka waktu yang lama. Beberapa konten yang dapat dibuat adalah konten yang berisi informasi, hiburan, edukasi, inspirasi, tips, trik, dan tutorial.

    Oleh karena itu, konten yang dibuat harus relevan agar tercipta perasaan butuh dari audiens yang akhirnya memiliki kedekatan emosi dengan konten yang telah dibuat.

  7. Video Marketing

    Video Marketing merupakan suatu metode pemasaran digital yang menggunakan video dalam menyampaikan pesan utama promosi.

    Video marketing menjadi salah satu strategi pemasaran terbaik di era digital saat ini. Kenapa? Karena di dalam video terdapat visual yang menarik serta dapat membawa pesan secara bersamaan sehingga akan lebih mudah dipahami oleh audiens.

    Video marketing harus dikonsep dengan matang dan dibuat dengan sebaik mungkin agar audiens semakin tertarik dengan produk atau layanan bisnis kita.

  8. Mobile Marketing

    Mobile Marketing adalah aktivitas pemasaran yang dilakukan melalui perangkat seluler smartphone yang memanfaatkan fitur teknologi untuk menjalankan kampanye promosi ataupun periklanan, baik menggunakan koneksi internet maupun tidak menggunakan koneksi internet.

    Terdapat 2 bentuk mobile marketing, yaitu:

    Telemarketing
    Telemarketing dilakukan melalui telepon dengan cara menghubungi nomor ponsel pelanggan. Contoh perusahaan yang kerap menggunakan strategi ini adalah perusahaan perbankan atau pembiayaan (finance).

    Telemarketing juga bisa digunakan sebagai metode yang cukup baik dan efektif untuk retensi pelanggan, karena dirasa lebih personal dan membuat pelanggan merasa lebih spesial.

    SMS Marketing
    SMS Marketing ini dilakukan dengan menggunakan layanan SMS untuk mengirimkan pesan promosi massal ke nomor ponsel pelanggan.

    Salah satu keunggulan dari strategi digital marketing ini adalah para marketer bisa melakukan promosi dengan lebih cepat dan lebih murah dengan menggunakan fitur yang disebut “SMS Blast”.

    Namun seiring bermunculannya aplikasi pesan seperti WhatsApp, Telegram, dan sebagainya, layanan SMS menjadi kurang efektif dan jarang digunakan. Kini promosi jauh lebih mudah dan lebih hemat dengan menggunakan fitur-fitur pada aplikasi pesan tersebut seperti broadcast, WhatsApp blast, dan sebagainya.

  9. Marketplace Optimization

    Marketplace Optimization adalah strategi optimasi toko online pada platform marketplace yang tujuannya hampir sama dengan SEO. Kalau SEO tujuannya agar hasil pencarian berada di posisi teratas pada Search Engine (seperti Google), sedangkan Marketplace Optimization tujuannya yaitu agar produk bisa muncul di halaman pertama bahkan di posisi teratas dari hasil pencarian di platform marketplace (seperti Tokopedia, Shopee, BukaLapak, dan sebagainya).

    Sederhananya, jika di dalam strategi SEO yang dioptimasi adalah artikel atau konten halaman, sedangkan di Marketplace Optimization yang dioptimasi adalah produk toko.

    Banyak unsur yang dapat dioptimasi pada marketplace, seperti nama atau judul produk, deskripsi produk, fitur & benefit produk, pilihan serta urutan gambar yang menarik, dan lain-lain.

    Selain itu, kita juga dapat mengoptimasi melalui fitur iklan yang disediakan oleh platform marketplace masing-masing. Misalnya Shopee Ads, TopAds Tokopedia, Bliklan Blibli, dan sebagainya.

Nah itu dia penjelasan mengenai Digital Marketing beserta strateginya. Jika kamu ingin mempelajari Digital Marketing beserta strateginya secara lebih dalam dan optimal agar bisa diterapkan dalam bisnis maupun karier kamu, kamu bisa mengikuti Bootcamp Digital Marketing yang diadakan oleh G2Academy.

Hanya dalam waktu 3 bulan kamu bisa jago digital marketing lho, yuk gabung sekarang!

Sudah siap menjadi talenta digital terbaik di Indonesia?

 

Ayo kenali program-program G2Academy lebih dalam!

Writen by: Fitri Rachmawati

Edited by: Santi Putri

 

 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bootcamp digital marketing

Jenis-Jenis Corporate Training yang Wajib Untuk Semua Perusahaan

Jenis-Jenis Corporate Training yang Wajib Untuk Semua Perusahaan - Training merupakan bagian...

Sempat Viral! Apa itu ChatGPT?

Apa itu ChatGPT? Apa Fungsinya? - Sempat ramai diperbincangkan oleh banyak orang di jagat internet...

8 Tips Kerja Remote Agar Bisa Lebih Produktif

8 Tips Agar Kerja Remote Bisa Lebih Produktif - Sejak terjadinya pandemi di tahun 2020, banyak...

SEO vs SEM Perbedaan Yang Harus Diketahui!

SEO vs SEM Perbedaan Yang Harus Diketahui - Ada banyak strategi dalam dunia Digital Marketing,...

Fitur Terbaru Dari Python 3.11 Yang Harus Kamu Tau

Fitur Terbaru Dari Python 3.11  - Python merupakan bahasa pemrograman interpretatif multiguna yang...

Big Data: Konsep, Jenis, Fungsi, Karakteristik, dan Dampak Pada Bisnis

Big Data: Konsep, Jenis, Fungsi, Karakteristik, dan Dampak Pada Bisnis - Menukil dari Data...

Perbedaan Bahasa Pemrograman High Level dan Low Level

Perbedaan Bahasa Pemrograman High Level dan Low Level - Dalam dunia ilmu, kita pasti pernah...

Green Coding: Penjelasan, Tujuan dan Mengapa Penting

Green Coding: Penjelasan, Tujuan dan Mengapa Penting - Bukan lagi menjadi rahasia bahwa sejumlah...

Apa Itu Bootcamp? Pengertian, Manfaat, Jenis dan Karir

Apa Itu Bootcamp? Pengertian, Manfaat, Jenis dan Karir - Salah satu dampak positif dari...

​​Mengapa Cyber Security Penting Di Era Transformasi Digital?

Mengapa Cyber Security Penting Di Era Transformasi Digital? - Di era transformasi digital saat...