Back To Main Page

Mengenal Lebih Dekat Cloud Computing

by | Jun 2, 2022 | G2Academy updates | 0 comments

Spread the love

Mengenal Cloud Computing  Salah satu teknologi yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan zaman adalah Cloud Computing. Tanpa adanya cloud computing, segala bentuk informasi, baik berupa tulisan, gambar, video, audio dan lain-lain akan sangat sulit diakses.

Informasi-informasi tersebut hanya akan tersimpan di lokal saja, artinya hanya tersimpan di dalam perangkat itu sendiri.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa di dalam sebuah komputer, laptop atau handphone terdapat penyimpanan internal, namun sayangnya penyimpanan tersebut sangat terbatas.

Jika penuh maka harus menambahnya dengan penyimpanan eksternal yang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi jika perangkat tersebut rusak, maka seluruh data di dalamnya bisa ikut rusak, bahkan bisa hilang karena harus diformat atau diinstal ulang.

Dengan adanya teknologi cloud computing, semua kendala tersebut bisa diatasi; informasi jadi semakin mudah disebar dan diakses dari seluruh penjuru dunia, penyimpanan data semakin aman, dan biaya jadi jauh terpangkas.

Mari kita berkenalan lebih dekat dengan cloud computing, dari mulai pengertian cloud computing, manfaat cloud computing sampai jenis cloud computing.

 

Pengertian Cloud Computing

 

 

 

mengenal cloud computing

Dalam Bahasa Indonesia, Cloud Computing diartikan menjadi Komputasi Awan. ‘Komputasi’ merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer, sedangkan ‘Awan’ merupakan kiasan dari pengembangan infrastruktur berbasis internet.

Jadi dapat disimpulkan bahwa Cloud Computing adalah pemanfaatan teknologi komputer berbasis internet.

Menurut para ahli seperti Dan Sullivan pada 2009 dalam bukunya yang berjudul ‘The Definitive Guide to Cloud Computing’, Cloud Computing merupakan model pemberian layanan teknologi informasi untuk pengguna secara fleksibel dengan server virtual, skalabilitas besar, dan manajemen layanan.

Layanan teknologi informasi ini dapat digunakan oleh organisasi untuk mempermudah menjalankan proses bisnisnya.

Menurut Laudon dan Laudon pada 2015, Cloud Computing adalah sebuah model komputasi di mana aktivitas pemrosesan. penyimpanan, perangkat lunak dan layanan lainnya disediakan layaknya sumber virtual terpadu pada suatu jaringan yang umumnya adalah internet.

Sumber daya komputasi dari cloud computing tersebar dan dapat diakses berdasarkan kebutuhan dari perangkat apa pun dan di mana pun terhubung.

Setelah memahami apa pengertian dari cloud computing, untuk lebih mengenal cloud computing mari kita cari tau manfaat cloud computing.

Manfaat Cloud Computing

mengenal cloud computing

1. Hemat Biaya dan Tahan Lama

Cloud computing tergolong berbiaya rendah karena tidak perlu membeli hard disk eksternal atau perangkat penyimpanan eksternal lainnya.

Cloud computing juga lebih hemat biaya karena satu layanan bisa digunakan oleh banyak orang dengan nyaman, sedangkan satu hard disk eksternal, sebesar apapun kapasitasnya, tentunya akan sangat tidak nyaman jika digunakan oleh banyak orang.

Hard disk atau penyimpanan eksternal lainnya juga sangat rentan rusak, sehingga data bisa hilang, sedangkan cloud computing lebih tahan lama, tergantung dengan lamanya layanan yang digunakan.

2. Data Lebih Aman

Cloud computing akan membuat data bisa lebih aman terjaga karena penyedia layanan cloud computing telah menyediakan jaminan data sehingga data tidak mudah corrupt atau rusak, jaminan standar internasional (ISO), jaminan keamanan data pribadi, jaminan keamanan platform dan jaminan keamanan lainnya.

3. Fleksibilitas dan Skalabilitas

Cloud computing sangat memudahkan pengguna untuk mengakses data kapan saja dan di mana saja selama perangkat terkoneksi dengan internet. Pengguna juga dapat menambah skala penyimpanan data tanpa harus menambah perangkat tambahan.

4. Kapasitas Penyimpanan Tidak Terbatas

Cloud computing pada dasarnya memiliki kapasitas yang tidak terbatas untuk menyimpan semua jenis data di berbagai jenis penyimpanan data cloud, tergantung pada ketersediaan, kinerja, dan frekuensi data tersebut harus diakses.

5. Disaster Recovery

Cloud computing dapat membuat pencadangan data, pemulihan bencana, dan kelangsungan bisnis menjadi lebih mudah dan lebih murah, karena data dapat dicerminkan di beberapa situs redundant di jaringan penyedia cloud.

Jenis Cloud Computing

mengenal cloud computing

Mengenal Cloud Computing berdasarkan Jenis Layanannya

  1.   Infrastructure as a Service (IaaS)

Infrastructure as a Service (IaaS) merupakan sebuah layanan infrastruktur komputasi awan yang lengkap, yaitu berupa satu paket perangkat hardware komputer virtual, bersama dengan jaringan internet, bandwidth, dan dukungan alamat IP.

Pada layanan IaaS terdapat jaminan online secara real time dan keamanan dalam ruang lingkup satu unit IaaS. Contoh penyedia Iaas antara lain: Cisco yang menyediakan fitur dasar solusi telepon dan Biznet GIO Cloud sebagai pusat data virtual untuk korporasi. 

  1. Platform as a Service (PaaS)

Platform as a Service (PaaS) merupakan jenis layanan cloud dengan cara menyewa perangkat keras (hardware), storage, sistem operasi dan kapasitas jaringan via internet. Pengguna bisa menyewa virtual server dan layanan untuk menjalankan dan menguji software berbasis web yang telah dikembangkan.

Biasanya, PaaS digunakan oleh pengembang (developer) untuk berfokus membuat perangkat lunak. Dengan menggunakan PaaS, pengembang bisa memperoleh sumber daya untuk membuat perangkat lunak tanpa harus membeli hardware yang diperlukan.

Contoh penyedia layanan PaaS adalah: Google App Engine, Windows Azure, Amazon Web Service Elastic Beanstalk, OpenShift, dan Stratos Apache.

  1. Data-Storage as a Service (DaaS)

Data-Storage as a Service (DaaS) merupakan layanan cloud computing untuk penyediaan fasilitas sistem penyimpanan data secara remote dan dapat mengaksesnya kapan pun dan di mana pun. Pengguna layanan ini hanya perlu membayar biaya sesuai dengan besarnya resource yang digunakan. 

Contoh penyedia layanan DaaS adalah: EMC Storage Managed Service (SMS), dan Google Cloud Datastore.

  1. Software as a Service (SaaS)

Software as a Service (SaaS) merupakan layanan cloud computing yang mengacu pada perangkat lunak berbasis cloud via online melalui internet dan bisa dibeli secara berlangganan. Aplikasi tersedia sesuai kebutuhan pengguna atau on-demand. Jadi, pengguna tidak perlu lagi menginstal aplikasi dan membeli lisensi, melainkan cukup membayar biaya sesuai pemakaian. 

Layanan jenis ini adalah salah satu layanan cloud yang paling sering digunakan oleh perusahaan untuk membangun dan mengembangkan bisnisnya karena sangat terjangkau dan mudah dikelola.

Pengguna tidak perlu memasang dan mengunduh di masing-masing perangkat untuk menyebarkannya ke seluruh tim. Layanan jenis ini sangat berguna bagi tim yang bekerja di ruangan terpisah. Contoh penyedia layanan SaaS adalah Gmail, Office 365 dan SalesForce.

Mengenal Cloud Computing berdasarkan Jenis  Jangkauan Layanannya

  1.       Public Cloud

Bentuk paling umum dari Cloud Computing adalah Public Cloud. Penggunaan layanan ini ditujukan murni untuk umum dengan model pembayaran sesuai dengan pemakaian. Para pelanggan, baik perusahaan maupun individu bisa mengakses layanan yang disediakan oleh provider melalui internet. 

Saat ini banyak perusahaan yang menggunakan jenis layanan Public Cloud karena para vendor memiliki infrastruktur yang telah dilengkapi data center berkapasitas besar, seperti Google, Microsoft, dan Amazon. 

Hal itu yang membuat pengguna lebih leluasa menentukan sumber daya yang ingin disewa dan membayarnya sesuai pemakaian tersebut. 

Dari sisi keamanan, Public Cloud bisa dibilang sangat mengutamakan faktor keamanan. Jadi, walaupun berada di cloud yang sama, pengguna tidak bisa mengintip data pengguna yang lain. 

  1. Private Cloud

Private Cloud merupakan jenis cloud computing yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan organisasi atau perusahaan tertentu. 

Infrastruktur dari layanan Private Cloud akan dikelola dan dioperasikan hanya untuk kelompok yang umumnya berskala besar dan memiliki kemampuan untuk memiliki cloud sendiri.

Pada prinsipnya, layanan Private Cloud tidak dapat diakses secara umum dan terbuka layaknya Public Cloud. Melainkan hanya dapat diakses oleh pihak internal perusahaan.

Perusahaan memiliki kendali atas pelaksanaan cloud, baik jaringan, perangkat keras, sistem operasi, maupun perangkat lunak lain yang digunakan untuk menciptakan cloud

  1. Community Cloud

Community Cloud merupakan infrastruktur cloud yang digunakan secara bersama oleh beberapa organisasi yang memiliki kebutuhan tingkat keamanan yang sama. 

Layanan ini secara eksklusif didasari oleh misi dan kebijakan yang sama, kebutuhan keamanan yang sama, atau pertimbangan kepatuhan yang serupa. 

Cloud jenis ini kemungkinan dimiliki dan dikelola oleh satu atau lebih organisasi dalam suatu komunitas. 

  1. Hybrid Cloud

Hybrid Cloud merupakan gabungan dari dua atau lebih jenis layanan infrastruktur, baik Public Cloud, Private Cloud, maupun Community Cloud. Meski secara entitas tetap berdiri sendiri, tetapi ada teknologi yang memungkinkan portabilitas data dan aplikasi antar cloud tersebut terhubung. 

Mendalami Cloud Computing

mengenal cloud computing

Ingin belajar lebih lanjut tentang Cloud Computing?  

Kamu harus tau G2Academy mengadakan acara pertama Workshop G2 Talk Cloud Computing Series – Cloud Computing Kenapa Harus Peduli?

Online workshop ini akan Live via Zoom, tanggal 3 Juni 2022, 19.00 – 21.00 WIB.

Yuk segera daftar sekarang!

Workshop G2 Talk Cloud Computing dan Kenapa Harus Peduli?

 

Ayo kenali cloud computing lebih dekat dengan mengikuti G2 Talk Cloud Computing series!

Writen by: Fitri Rachmawati

 

 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.