Top 10 Tools Untuk Membuat Website

Top 10 Tools Untuk Membuat Website

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.22″ global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_row _builder_version=”3.25″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.25″ custom_padding=”|||” global_colors_info=”{}” custom_padding__hover=”|||” theme_builder_area=”post_content”][et_pb_text _builder_version=”4.14.2″ text_font=”Montserrat||||||||” background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” inline_fonts=”Montserrat” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Top 10 Tools Untuk Membuat Website – Keberadaan website merupakan angin segar bagi banyak orang di seluruh dunia. Dengan adanya website, banyak orang yang sangat terbantu dalam mendapatkan berbagai informasi di berbagai macam dunia.

Menariknya lagi, website tidak hanya berguna sebagai sarana informasi saja, tetapi website juga berguna sebagai jual beli online dan media promosi yang efektif.

Website mampu mempromosikan suatu bisnis selama 24 jam penuh karena bisa diakses kapan pun, di mana pun, dan oleh siapa pun. Dengan keberadaan website, target pasar menjadi lebih luas sehingga penjualan suatu bisnis akan semakin meningkat.

Dalam membuat sebuah website, seorang Web Developer tentunya membutuhkan tools penunjang agar pekerjaannya dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

Apa saja tools tersebut? G2Academy telah mengumpulkan Top 10 Tools Untuk Membuat Website. Mari kita simak ulasannya.

Top 10 Tools Untuk Membuat Website

1. Sublime Text

 

[/et_pb_text][et_pb_image alt=”Top 10 Tools Untuk Membuat Website” title_text=”2″ align=”center” _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” width=”100%” hover_enabled=”0″ box_shadow_style=”preset1″ global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content” sticky_enabled=”0″ src=”https://wordpress.g2academy.co/wp-content/uploads/2022/07/2.png”][/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” text_font=”Montserrat||||||||” custom_padding=”||11px|||” inline_fonts=”Montserrat,Montserrat Alternates,Montez” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Tools yang paling penting dalam membuat sebuah website adalah text editor. Bisa dibilang, text editor merupakan senjata coding bagi Web Developer. Text editor berfungsi untuk menuliskan sejumlah baris code.

Saat ini sudah banyak sekali text editor, salah satu yang paling banyak digunakan oleh Web Developer adalah Sublime Text.

Banyak Web Developer menggunakan Sublime Text karena mendukung berbagai macam bahasa pemrograman seperti HTML, PHP, CSS, C, C++, C#, Java, JavaScript, ASP, dan lain-lain.

Selain itu, Sublime Text juga mudah digunakan karena warna dari tulisan coding sangat variatif dan interaktif sehingga sangat mempermudah Web Developer dalam mengenali coding berdasarkan fungsinya masing-masing.

Kelebihan Sublime Text antara lain: dapat memindahkan baris syntax dengan cepat, membuat comment lebih cepat, menggandakan baris syntax, membuat struktur dan element HTML lebih mudah, dapat mengubah text dalam jumlah yang banyak, ringan & menarik, sedangkan kekurangan Sublime Text adalah aplikasi ini berbayar.

 

2. Visual Studio Code

[/et_pb_text][et_pb_image src=”https://wordpress.g2academy.co/wp-content/uploads/2022/07/3.png” alt=”Top 10 Tools Untuk Membuat Website” title_text=”3″ _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_image][et_pb_text admin_label=”Text” _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” text_font=”Montserrat||||||||” custom_padding=”7px||11px|||” inline_fonts=”Montserrat,Montserrat Alternates,Montez” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Aplikasi text editor yang juga paling banyak digunakan oleh Web Developer selain Sublime Text adalah Visual Studio Code.

Kalau Sublime Text berbayar, Visual Studio Code bisa digunakan secara gratis. Visual Studio Code dibuat oleh Microsoft. Visual Studio Code bisa digunakan untuk berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, hingga MacOS.

Visual Studio Code juga mendukung berbagai macam bahasa pemrograman seperti Java, JavaScript, C++ dan lain-lain.
Kelebihan Visual Studio Code adalah dukungan ekstensi yang melimpah. Dengan menginstall ekstensi, Web Developer bisa menambah dukungan bahasa pemrograman baru, mengganti tema, atau menghubungkan dengan layanan pendukung lainnya.

Kelebihan lain Visual Studio Code yaitu terintegrasi dengan Git secara bawaan sehingga akan memudahkan Web Developer berkolaborasi dengan rekan programmer dalam timnya.

Sedangkan kekurangan Visual Studio Code adalah belum bisa mendeteksi secara otomatis bahasa apa yang sedang digunakan, dan aplikasinya lumayan berat saat dijalankan.

 

3.  JQuery

[/et_pb_text][et_pb_image src=”https://wordpress.g2academy.co/wp-content/uploads/2022/07/4.png” alt=”Top 10 Tools Untuk Membuat Website” title_text=”4″ _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_image][et_pb_blurb title=”You might be interested in reading this:” content_max_width=”967px” _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” header_font=”Montserrat|600|||||||” body_font=”Montserrat||||||||” width=”100%” custom_padding=”21px|10px|12px|9px|false|false” animation_style=”zoom” border_width_all=”3px” border_color_all=”#e09900″ border_width_top=”5px” border_style_top=”dashed” box_shadow_style=”preset1″ box_shadow_color=”rgba(0,0,0,0.4)” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Alasan Pentingnya Belajar JavaScript di 2022

Ketahui Cara Belajar Web Development di 2022

[/et_pb_blurb][et_pb_text _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Salah satu bahasa pemrograman web yang sangat penting adalah JavaScript. Untuk mempermudah penggunaan dan penerapan JavaScript, terdapat Library JavaScript yang sangat populer yaitu JQuery.

Sesuai dengan slogan JQuery yakni “Write less, do more”, JQuery akan membantu Web Developer untuk membuat website dengan lebih cepat.

JQuery akan meng-compress berbagai baris kode ke dalam satu buah fungsi sehingga Web Developer tidak perlu lagi menulis ulang semua baris kode dalam satu task yang sama.

JQuery juga bisa digunakan untuk membuat animasi, menambahkan plugin dan menavigasi dokumen.

 

 4. Bootstrap

[/et_pb_text][et_pb_image src=”https://wordpress.g2academy.co/wp-content/uploads/2022/07/5.png” alt=”Top 10 Tools Untuk Membuat Website” title_text=”5″ _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Bootstrap adalah salah satu framework CSS, HTML, dan JavaScript yang digunakan untuk mempermudah pembuatan website yang responsif, modern dan mobile friendly.

Dulu Bootstrap dinamakan Twitter Blueprint karena Bootstrap diciptakan oleh Mark Otto dan Jacob Thornton dari Twitter pada tahun 2011. Bootstrap dengan cepat meraih kepopulerannya, Bootstrap digunakan oleh 27% website di seluruh dunia.

Bootstrap menawarkan keunggulannya dengan memiliki grid system yang canggih, kompatibel dengan web browser terbaru, bersifat open source, kebebasan dalam kustomisasi, rutin diperbarui, tersedia dokumentasi lengkap dan memiliki komunitas besar yang aktif.

 

5.  NPM

[/et_pb_text][et_pb_image src=”https://wordpress.g2academy.co/wp-content/uploads/2022/07/6.png” alt=”Top 10 Tools Untuk Membuat Website” title_text=”6″ _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Hampir setiap bahasa pemrograman memiliki package manager-nya masing-masing. PHP memiliki Composer, Java memiliki Maven dan Gradle, dan Python memiliki PIP. Maka tentu JavaScript juga punya, yaitu NPM.

NPM (Node Package Manager) adalah salah satu package manager yang banyak digunakan oleh JavaScript developer dalam mengelola package, khususnya yang menggunakan Node.js.

90% developer Node.js menggunakan NPM sebagai pilihan paket manager untuk membantu project mereka. Mereka yang mengembangkan tools, plugin, library, dan module akan mengupload project mereka di NPM archive repository.

 

6. MySQL

[/et_pb_text][et_pb_image src=”https://wordpress.g2academy.co/wp-content/uploads/2022/07/7.png” alt=”Top 10 Tools Untuk Membuat Website” title_text=”7″ _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Sebuah website membutuhkan database server untuk menampung berbagai macam data. Data-data tersebut dibutuhkan oleh website seperti username, password, URL, font dan sejenisnya.

MySQL adalah salah satu sistem manajemen database yang banyak digunakan oleh Web Developer untuk mengelola data-data tersebut.
MySQL adalah sebuah DBMS (Database Management System) yang memakai perintah dasar SQL (Structured Query Language).

MySQL bersifat open source dengan lisensi GNU General Public License (GPL) sehingga dapat digunakan untuk keperluan pribadi atau komersil tanpa harus membayar lisensi yang ada.

Kelebihan MySQL antara lain: mendukung integrasi dengan bahasa pemrograman lain, tidak membutuhkan RAM besar, mendukung multi user, bersifat open source, struktur tabel yang fleksibel, tipe data yang bervariasi, dan keamanan yang terjamin.

Sedangkan kekurangan MySQL antara lain: kurang cocok untuk aplikasi game dan mobile, sulit mengelola database yang besar, dan technical support yang kurang bagus.

 

7. Sass

[/et_pb_text][et_pb_image src=”https://wordpress.g2academy.co/wp-content/uploads/2022/07/8.png” alt=”Top 10 Tools Untuk Membuat Website” title_text=”8″ _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Sass (Syntactically Awesome Style Sheets) adalah sebuah bahasa pra-prosesor (preprocessor) untuk CSS (Cascading Style Sheets). Saas bukanlah bahasa pemrograman melainkan bahasa yang digunakan untuk membuat CSS.

SASS menyediakan fitur-fitur yang tidak dimiliki oleh CSS seperti variabel, nesting, inheritance, mixins, dan lain-lain. Fitur-fitur tersebut akan membuat penulisan kode CSS yang lebih bersih dan lebih rapi, serta menghindari penulisan kode yang berulang.

 

8.  GitHub

[/et_pb_text][et_pb_image src=”https://wordpress.g2academy.co/wp-content/uploads/2022/07/10.png” alt=”Top 10 Tools Untuk Membuat Website” title_text=”10″ _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

GitHub adalah sebuah aplikasi berbasis web dengan VCS (Version Control System) yang menyediakan layanan untuk menyimpan repository dengan gratis. Repository merupakan sebuah tempat yang digunakan untuk menyimpan berbagai file berupa source code.

GitHub termasuk aplikasi yang sangat populer dan banyak digunakan termasuk oleh perusahaan-perusahaan besar skala dunia seperti Google, Facebook, dan Twitter.

Tidak hanya itu, GitHub juga dapat melakukan kolaborasi dalam mengerjakan project tertentu agar dapat terus melakukan update secara rutin, termasuk menyimpan dan melacak perubahan-perubahan yang terjadi dalam project tersebut.

 

9. Novi Builder

[/et_pb_text][et_pb_image src=”https://wordpress.g2academy.co/wp-content/uploads/2022/07/9.png” alt=”Top 10 Tools Untuk Membuat Website” title_text=”9″ _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Novi Builder adalah sebuah tools yang digunakan untuk mendesain dan membuat tampilan website dengan lebih mudah. Novi Builder memungkinkan pengguna untuk melakukan desain dengan cara drag and drop tanpa perlu menggunakan kode-kode yang rumit.

Novi Builder pertama kali diluncurkan pada tahun 2016 dan menjadi salah satu tools pembuat desain website yang banyak digemari. Selain memiliki tampilan antarmuka yang begitu nyaman, Novi Builder juga memiliki cukup banyak opsi gaya yang bisa digunakan sehingga tampilan website bisa menjadi semakin optimal.

Keunggulan Novi Builder antara lain: sangat mudah digunakan, memiliki fitur yang lengkap, bisa menjual website template yang sudah pernah dibuat, tersedia template HTML gratis yang bisa digunakan dan harga yang terjangkau.

 

10. Zeplin

[/et_pb_text][et_pb_image src=”https://wordpress.g2academy.co/wp-content/uploads/2022/07/11.png” alt=”Top 10 Tools Untuk Membuat Website” title_text=”11″ _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Zeplin adalah aplikasi yang digunakan untuk menjembatani antara tim produk desainer dengan tim developer, baik aplikasi berbasis web, mobile, atau lainnya.

Fitur-fitur yang ditawarkan Zeplin antara lain: mampu integrasi dengan aplikasi desain, bantuan sedikit code atau code snippets, adanya fitur styleguide dan codebase, integrasi dengan aplikasi komunikasi atau kolaborasi lain.

 

Top 10 Tools Untuk Membuat Website

Itulah dia Top 10 Tools Untuk Membuat Website! Selain tools yang bisa membantumu untuk membuat website, kamu juga bisa meningkatkan skillmu dengan mengikuti Program Full-stack Bootcamp Web & Mobile Development di G2Academy! Ataupun kamu yang ingin berpindah karir ke dunia teknologi bisa cek semua programnya di G2Academy!

 

[/et_pb_text][et_pb_cta title=”Sudah siap menjadi talenta digital terbaik di Indonesia?” button_url=”https://www.g2academy.co/programs?utm_source=Blog+Post&utm_medium=Article&utm_campaign=Front+End+Developer+vs+Back+End+Developer” url_new_window=”on” button_text=”Lihat di website!” _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” background_color_gradient_start=”#ad61e8″ background_color_gradient_end=”#e0c58b” custom_button=”on” button_text_color=”#FFFFFF” button_border_color=”#FFFFFF” button_icon=”E||divi||400″ animation_style=”slide” box_shadow_style=”preset1″ global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

 

Ayo kenali program-program G2Academy lebih dalam!

[/et_pb_cta][et_pb_text _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” inline_fonts=”Montserrat” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Referensi:

 

> https://mopinion.com/mobile-app-development-tools-an-overview/
> https://www.monocubed.com/blog/web-development-tools/
> https://whello.id/tips-digital-marketing/tools-membuat-website/
> https://www.gamelab.id/news/586-coding-praktis-dengan-sublime-text-editor
> https://techarea.co.id/text-editor-terbaik/
> https://glints.com/id/lowongan/tools-web-developer/#.YsHB2HZBw2w
> https://www.hostinger.co.id/tutorial/apa-itu-jquery
> https://www.niagahoster.co.id/blog/bootstrap-adalah/
> https://idwebhost.com/blog/bootstrap-adalah/
> https://www.petanikode.com/sass-untuk-pemula/
> https://www.niagahoster.co.id/blog/mysql-adalah/
> https://qwords.com/blog/apa-itu-github/
> https://glints.com/id/lowongan/zeplin-adalah/#.YsKppHZBw2w 

[/et_pb_text][et_pb_text _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” inline_fonts=”Montserrat” global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”]

Writen by: Fitri Rachmawati

Edited by: Santi Putri

 

 

[/et_pb_text][et_pb_comments admin_label=”What is your thought?” _builder_version=”4.14.2″ _module_preset=”default” header_level=”h2″ header_font=”Montserrat||||||||” header_font_size=”22px” custom_button=”on” button_text_color=”#e09900″ button_font=”Montserrat||||||||” button_icon=”||divi||400″ box_shadow_style_fields=”preset1″ global_colors_info=”{}” theme_builder_area=”post_content”][/et_pb_comments][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]


Posted

in

by

Tags:

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments